Wednesday, October 9, 2013

Potret diri dijalanan

Anda sebagai pengguna jalan raya dan pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor seberapa sering dalam satu hari melanggar rambu lalu lintas dan melanggar hal yang lain terkait dengan berlalu lintas. 
Kebetulan saya kalau sedang mengemudi bareng dengan anak-anak saya mereka sering bertanya. 
"Bi ... kan masih merah ya. Kok mereka sudah jalan sih ?". 
Saya jawab  kalau yang mereka lakukan itu artinya melanggar aturan lalu lintas. Dari kecil kita sudah diajarkan oleh guru TK kita dulu. Lampu merah untuk berhenti lampu hijau untuk berjalan lampu kuning untuk hati-hati/persiapan untuk berhenti atau jalan. 
Pemandangan seperti yang tadi anak saya katakan terjadi disemua waktu, mau pagi, siang, malam kondisi tersebut masih kita temukan. Terlebih lokasinya berada di pinggir-pinggir pusat kota Jakarta dimana tidak banyak anggota kepolisian berjaga - jaga.

megapolitan.kompas.com


trexton.wordpress.com
Apakah kita harus diperlakukan seperti ini oleh petugas ?. Coba bagaimana kalau anak atau saudara kita lihat. Dan bagaimana komentar mereka. Apa anda tidak malu bila hal ini terjadi, bagus kalau hanya ditendang oleh petugas atau ditilang.


mudagrafika.wordpress.com
Bagaimana kalau sampai ini bagaimana ?, terlepas dari yang namanya ajal, nasib jodoh ditangan tuhan. Tetapi akan lebih bijaksana bila kita menjaganya dengan baik dan benar.

www.ilham-am.web.id
Yuk...   kita tingkatkan budaya tertib dijalan.  Untuk diri kita sendiri kok  bukan untuk yang lain yang lain itu bonusnya.  Bonusnya banyak jalan jadi lancar  kita aman berkendara pulang dengan selamat anak dan Istri tenang menunggu dirumah.
Jadi dapat saya katakan ya ini adanya 

0 comments:

Post a Comment